Dianggap Tak Transparan, Ujian Komputer Calon Perades Nitikan Diulang

0
1199

MAGETAN- Menduga panitia seleksi tes komputer dalam rangka rekrutmen Perangkat Desa (Perades) di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan tidak transparan, beberapa perwakilan Calon Perangkat Desa Lurug kantor Desa Nitikan, Rabu (02/12).

Kedatangan beberapa perwakilan Calon Perangkat Desa tersebut, untuk memprotes Ketua Panitia terkait aturan penilaian tes komputer yang diduga tidak transparan sehingga membuat hasil penilaian antara satu peserta dengan peserta lainya sangat jauh berbeda.

“Yang saya tuntutkan mengenai tata tertib dan dan juga juklak juknisnya. Saya mengerjakan dengan jawaban yang sama tapi disalahkan oleh Panitia dikarenakan tidak sama dengan kriteria penilaian berdasarkan rumus Panitia. Padahal sebelumnya Panitia tidak memberikan aturan harus menggunakan rumus apa. Dan rumus komputer khususnya excel itukan banyak dan tidak baku,” kata Yuda Adyatma perwakilan Calon Perangkat Desa Nitikan yang digugurkan Panitia dikarenakan menggunakan rumus komputer yang berbeda.

Sementara itu, di tempat yang sama Ketua Panitia rekrutmen Perangkat Desa (Perades) Desa Nitikan Wahyu Purwanto membenarkan apa yang dituntutkan perwakilan Perades tersebut.

“Memang benar mengenai kriteria penilaian memang tidak kami sampaikan sebelumnya. Kalau disini kami dianggap salah kami terima dan mohon maaf,” ujar Wahyu Purwanto.

Disisi lain, Camat Plaosan, Permadi Bagus mengungkapkan setelah mendengarkan permasalahan dari dua belah pihak disaksikan oleh Kapolsek Plaosan. Dirinya menegaskan bahwa semua peserta tes komputer yang gugur akan di tes ulang sesuai kesepakatan bersama.

“Jadi dalam ujian komputer ini kesalahan panitia parameter penilaian atau standard lolos ujian komputer tidak disampaikan sebelumnya kepada peserta. Maka dari itu tadi kami Forkopimca sepakat bahwa ujian komputer ini akan diulang hanya bagi yang tidak lolos sebanyak 15 peserta, dengan jadwal menyusul,” tegasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan mengadakan rekrutmen pengisian Perangkat Desa yakni Kasi Pelayanan dan Sekretaris Desa (Sekdes). Jumlah total peserta sebanyak 26 orang, untuk pendaftar Sekdes 24 peserta dan pendaftar Kasi Pelayanan 2 Peserta.

Dimana dalam tes komputer itu sebanyak 15 peserta dinyatakan gugur atau tidak lolos berdasarkan versi penilaian panitia, padahal ada beberapa peserta yang hasil pekerjaanya sama dengan peserta yang lolos. (niel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

six + six =